Rabu, 11 Januari 2017

Tulisan Awal Tahun


Memulai awal tahun 2017 ini, saya ingin menorehkan sebuah tulisan tentang banyak hal yang saya alami. Bagi banyak orang menyambut awal tahun adalah sebuah momen untuk mengevaluasi tentang apa yang sudah dicapai dan apa yang dialami sepanjang tahun lalu menyusun target pencapaian tahun depan. Akan tetapi, bagi orang yang beriman, tahun baru bukan menjadi momen untuk melakukan itu. Di dalam Islam setiap hari sebelum tidur menjadi anjuran untuk memuhasabah diri dan merencanakan apa yang hendak dikerjakan keesokan harinya, maka urusan seorang muslim akan menjadi teratur dan memang semestinya seperti itu.

Perbedaan sebuah persepsi ketika kita melihat sebuah keadaan bisa menjadi tolak ukur bagaimana cara pandang kita. Misalnya, hari itu saya beserta seorang teman sedang menunggu makanan di sebuah mall. Saat itu kami melihat ada beberapa anak yang menggunakan eskalator naik dan turun berulang-ulang. Yang di dalam benak kami saat itu adalah alangkah bahayanya, tapi tak lama kemudian datang rombongan keluarga yang sepertinya keluarga anak-anak tersebut dan akhirnya kami pun mulai mengoceh sendiri, mungkin anak-anak itu datang dari kampung dan setibanya di kota langsung menganggap eskalator itu seperti mainan. Yah, itu contoh persepsi yang kami bangun untuk adik-adik tersebut. Berusaha menghilangkan persepsi negatif.

Layaknya ketika sedang sholat berjamaah, jamaah akhwat tentu menunggu seorang imam dari jamaah ikhwannya, namun tidak ada yang mau maju untuk menjadi imam. Lantas ada seorang jamaah akhwat yang berseloroh agar dia saja yang menjadi imam. Begitulah kelucuan yang kadang terjadi di mushola kantor kami. Seperti pada saat sholat dzuhur tadi (= . 

Kenyataannya sekarang makin banyak orang yang menjauh dari kebenaran Islam dan banyak juga yang menyadari kesalahannya dan kembali kepada Allah 'azza wa jalla. Tapi seberapa besar perbandingan orang yang menyimpang dengan orang yang berada pada jalan yang lurus. Di dalam Al Quran sendiri dikatakan bahwa sangat sedikit orang yang mau berada pada jalan yang lurus itu. Banyak sekali tantangan yang dihadapi dengan kecanggihan teknologi yang ada pada saat ini, karena selain memudahkan untuk menyampaikan kebaikan, teknologi juga sangat membuka peluang untuk melakukan kemaksiatan. Anak muda yang seharusnya menjadi harapan bangsa menjadi mangsa empuk untuk dihancurkan. Namun betapa sedikit yang menyadari atau sadar tapi tidak peduli =(

Mungkin ini sedikit coretan awal tahun, berharap ada kabar baik meskipun apapun itu insya Allah baik sepanjang kita yakin dan husnudzan kepada Allah 'azza wa jalla. Semoga bisa berkumpul lagi dengan orang tua dan keluarga di rumah, diundang Allah 'azza wa jalla ke rumahNya, dan dipertemukan dengan pendamping hidup di dunia dan akhirat juga pada waktu dan tempat yang Allah ridho, aamiin..

Kamis, 29 Desember 2016

Sujud, Lutut dulu atau Tangan dulu?


Ada perbedaan di kalangan umat Muslim tentang sifat sholat nabi salallahu 'alaihi wa sallam, salah satunya yaitu cara sujud, apakah dengan lutut terlebih dahulu ataukah tangan. 
Ustad Adi Hidayat, Lc menjelasan bahwa kedua cara tersebut sama-sama memiliki hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah di dalam kitab Hadits Abu Dawud sebagai berikut:

Sujud dengan Lutut terlebih dahulu:
Hadits Abu Dawud No. 714
Narated By Abdullah ibn Abbas : I came riding a donkey. Another version has: Ibn Abbas said: When I was near the age of the puberty I came riding a she-ass and found the Apostle of Allah (pbuh) leading the people in prayer at Mina. I passed in front of a part of the row (of worshippers), and dismounting left my she-ass for grazing in the pasture, and I joined the row, and no one objected to that.

Hadits Abu Dawud No. 837
Narated By Wa'il ibn Hujr : I saw that the Prophet (pbuh) placed his knees (on the ground) before placing his hands when he prostrated himself. And when he stood up, he raised his hands before his knees.

Sujud dengan Tangan terlebih dahulu:
Hadits Abu Dawud No. 840
Narated By AbuHurayrah : The Prophet (pbuh) said: (Does) one of you kneel down in his prayer as a camel kneels down (i.e. put his knees before his hands).

Jika kedua cara tersebut memiliki landasan hadits yang shahih, maka kedua cara tersebut dapat dilaksanakan Yang berkembang di masyarakat adalah pemahaman hadits yang salah. Hikmah dari perbedaan cara sujud tersebut adalah memudahkan umat Muslim dalam beribadah. Jika kesulitan sujud dengan lutut, maka diperbolehkan sujud dengan tangan terlebih dahulu dan jika kesulitan sujud dengan tangan, maka diperbolehkan untuk lebih dahulu menurunkan lutut. Yang tidak diperbolehkan adalah sujud menyerupai cara duduknya unta.

Lalu bagaimana cara Unta duduk?


Yang perlu dipahami pertama adalah unta tidak memiliki tangan, karena unta adalah termasuk hewan mamalia berkaki empat. Tapi kenapa banyak yang berpikir seolah-olah unta memiliki dua tangan dan dua kaki?

Jika kita perhatikan gambar unta yang sedang duduk, maka kita bisa melihat kaki depan unta yang disejajarkan dengan tanah dan kedua kaki belakangnya yang dilipat ke dalam. Ketika unta turun untuk duduk, maka unta akan menekuk salah satu kaki depannya terlebih dahulu lalu diikuti kaki depan yang lainnya setelah itu ia turunkan kaki belakangnya. 

Dari perilaku unta ini, ada pesan yang disampaikan yaitu unta sangat santai ketika ia ingin duduk dan cenderung malas. Maka Rasulullah salallahu 'alaihi wa salam melarang kita ketika sujud menyerupai unta saat duduk. Dan umat Muslim diperintahkan untuk sholat sebagaimana Rasulullah salallahu 'alaihi wa salam sholat.

Wallahu a'lam bisshowab

Rabu, 28 Desember 2016

Totoro, Hanging "Bird" Ornament, and Glove Fingerless

Okay, ketemu lagi di Galery Crochet Nurul ^_^
Lama ya gak posting kreasi crochet di blog ini..
Btw, liburan kemarin aku habiskan untuk bikin 3 crochet di bawah ini nih. Ada 2 amigurumi dan 1 crochet glove fingerless.
Crocheting emang bikin ketagihan dan lupa waktu T.T
And taraaaa.... akhirnya bisa bikin Totoro >.< hehe, tapi masih perlu perbaikan disana sini sepertinya hmmm..
Totoro, Hanging "Bird" Ornament, Glove Fingerless




Sampai Jumpat di Kreasi yang lainnya ya :)

Feed me, Please =D