Minggu, 19 Mei 2013

Langkah Setan Menelanjangi Wanita


Setan dalam menggoda manusia memiliki berbagai macam strategi, dan yang sering dipakai adalah dengan memanfaatkan hawa nafsu, yang memang memiliki kecenderungan mengajak kepada keburukan (ammaratun bis su'). Setan tahu persis kecenderungan nafsu kita, dia terus berusaha agar manusia keluar dari garis yang telah ditentukan Allah, termasuk melepaskan hijab atau pakaian muslimah. Berikut ini tahapan-tahapannya. 


I. Menghilangkan Definisi Hijab 


Dalam tahap ini setan membisikkan kepada para wanita, bahwa pakaian apapun termasuk hijab (penutup) itu tidak ada kaitannya dengan agama, ia hanya sekedar pakaian atau mode hiasan bagi para wanita. Jadi tidak ada pakaian syar'i, pakaian ya pakaian, apa pun bentuk dan namanya. 

Sehingga akibatnya, ketika zaman telah berubah, atau kebudayaan manusia telah berganti, maka tidak ada masalah pakaian ikut ganti juga. Demikian pula ketika seseorang berpindah dari suatu negeri ke negeri yang lain, maka harus menyesuaikan diri dengan pakaian penduduknya, apapun yang mereka pakai. 

Berbeda halnya jika seorang wanita berkeyakinan, bahwa hijab adalah pakaian syar'i (identitas keislaman), dan memakainya adalah ibadah bukan sekedar mode. Biarpun hidup kapan saja dan di mana saja, maka hijab syar'i tetap dipertahankan. 

Apabila seorang wanita masih bertahan dengan prinsip hijabnya, maka setan beralih dengan strategi yang lebih halus. Caranya? 

Aktif Kembali

Udah beberapa bulan ini gak nge-post di blog. Salah satu kendalanya gak ada koneksi internet. Entah kenapa tiba-tiba kartu modem rusak, dan baru diganti sekarang. Sedih juga sih gak bisa berbagi tulisan. Yang mungkin saja bermanfaat bagi pembaca. Tapi gak usah khawatir :) dalam waktu dekat insya Allah akan ada posting terbaru. See ya!

Jumat, 25 Januari 2013

Jangan Tertipu dengan Dunia

Waktu selalu berlalu begitu cepat, terasa baru kemarin main-main bersama teman-teman di TK, menangis merengek-rengek minta dibelikan mainan dan disuapin sama ibu tersayang. Sekarang sudah tidak ada lagi kata bermain-main, menangis pun sudah menjadi hal yang memalukan jika hanya karena soal yang sepele, masih disuapin? ya mungkin kalau lagi sakit hehe..

Benar kata Allah bahwa kehidupan dunia itu hanya sementara, dan kesenangan dunia juga tidak ada bandingannya dengan kehidupan akhirat. Ibaratnya ada perhiasan perak dan berlian, pilih yang mana? Pasti pilih yang berlian, ya kan? Begitu juga dengan kehidupan ini, jangan gadaikan kenikmatan hidup di akhirat nanti dengan kehidupan dunia yang tidak ada apa-apanya.

Semakin lama hidup seseorang, semakin banyak pula yang harus ia pertanggungjawabkan. Semakin banyak juga yang harus ia lakukan untuk berbuat kebaikan. Berbuat kebaikan yang tujuannya mecari bekal di akhirat nanti. Seperti syair lagu, manfaatkan masa mudamu sebelum datang masa tuamu, manfaatkan waktu luangmu sebelum waktu sibukmu, manfaatkan sehatmu sebelum datang sakitmu, manfaatkan waktu hidupmu sebelum datang kematianmu. Sungguh kita diciptakan hanya agar beribadah kepada-Nya. Kegiatan selain itu juga seharusnya berniat untuk beribadah agar mendapat pahala. Misalnya mandi, jika ingin berpahala maka niatkanlah untuk beribadah bukan hanya mandi begitu saja.

Feed me, Please =D