Selasa, 23 Agustus 2011

Bahaya Pemakaian Pembalut pada Wanita

Kesehatan pastinya adalah prioritas dalam kehidupan ini. Buat apa hidup kalo sakit-sakitan? Tapi tidak semua orang dapat menjaga kesehatannya. Banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang itu sulit menjaga kesehatannya, seperti faktor genetik, makanan, dan lingkungan. Semua orang baik itu laki-laki ataupun wanita sangat rentan terkena penyakit. Akan tetapi, potensi penyakit akan menyerang itu lebih besar kepada wanita.

Pada artikel kali ini, saya ingin membahas tentang bahaya pemakaian pembalut pada wanita yang haid.

Untuk wanita tentu paham sekali bahwa pada saat pertama kali haid ada yang seringkali mengalami nyeri di perut bagian bawah. Tapi tidak semua wanita tahu bahwa nyeri yang berlebihan seperti akibat nyeri itu tidak bisa beraktivitas ataupun pingsan, bisa jadi adalah pertanda ada yang tidak beres dengan organ dalam wanita itu, yang bisa jadi ketidakberesan itu adalah kanker serviks, tumor, kista ataupun myo.

Oleh karena itu, menjadi sangat penting, seorang wanita yang mempunyai tanda-tanda seperti itu segera memeriksakan diri ke rumah sakit.
Kenapa nyeri itu bisa timbul?
1. Faktor makanan, karena terlalu banyak memakan makanan berpengawet tidak baik untuk kesehatan
2. Faktor dari pembalut yang dipakai
Nah faktor yang kedua inilah yang akan saya coba bahas lebih dalam.
Apakah pembaca tahu bahwa penyebab utama kanker mulut rahim/serviks adalah pembalut yang kualitasnya buruk? Bahkan WHO menetapkan Indonesia adalah negara yang penderita kanker serviksnya terbanyak di dunia dan sebesar 62% nya diakibatkan oleh pembalut yang buruk ini.

Untuk menguji sebagus apa pembalut yang digunakan dapat dilakukan dengan cara:
1. Sobek pembalut, ambil isinya
2. Isinya itu masukkan ke dalam gelas transparan yang berisi air
3. Lihat perubahan warna air, jika keruh, maka pembalut itu berkualitas buruk dan banyak mengandung klorin/ pemutih
4. Lalu cek apakah isinya itu berupa kapas atau kertas
Karena dari beberapa penelitian banyak pembalut yang menggunakan daur ulang kertas untuk isi pembalut bukannya kapas. Dalam proses daur ulang itu tentu saja menggunakan banyak bahan kimiawi yang dapat merusak kesehatan

Perlu juga diketahui oleh pembaca, menurut penelitian ada 107 bakteri per milimeter persegi ditemukan di atas pembalut biasa dalam 2 jam. Hal itu menyebabkan adanya infeksi pada vagina dan rata-rata wanita memerlukan 3-6 hari dalam perawatan infeksi vagina, sangat berbahaya kan?

Maka dari itu, mari dari sekarang kita perhatikan kebersihan diri untuk mencegah adanya penyakit yang berbahaya dalam tubuh kita. Ada beberapa saran yang mungkin bisa membantu pembaca mengatasi hal ini
1. Makanlah makanan yang tidak berpengawet, hindari terlalu banyak memakan makanan instan
2. Pilihlah pembalut yang benar-benar isi dalamnya adalah kapas, atau paling tidak ujilah pembalut biasa dan pakailah yang tidak mengandung klorin sama sekali
3. Pembalut kain juga bisa jadi solusi, selain kita yakin tidak ada pemutih juga hemat biaya, tapi resikonya adalah tidak nyaman dalam beraktifitas
4. Jangan malas mengganti pembalut
5. Ceklah ke dokter segera jika rasa nyeri sudah mengkhawatirkan

Yang sangat perlu diingat adalah sehat itu memang mahal tapi sakit itu lebih mahal lagi. Jadi berinvestasilah dengan kesehatan bukan dengan penyakit. Semoga bermanfaat!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Feed me, Please =D