Sabtu, 09 November 2013

Memberi tak Harap Kembali

Ini adalah sebuah permainan yang dirancang untuk menanamkan kepribadian yang senang memberi tanpa mengharap akan adanya imbalan.
Bahan-bahan yang dibutuhkan adalah:
1. Beberapa lembar koran bekas
2. Kertas karton sejumlah dengan lembar koran bekas
3. Lem kertas

Cara kerja:
1. Sobek kertas koran menyerupai puzzle
2. Campurlah sobekan koran bekas yang berbeda-beda tersebut (Untuk memudahkan, ambillah bagian cover koran tersebut)
3. Masukkan campuran sobekan tersebut ke dalam tempat/wadah yang berbeda-beda
4. Sediakan pula lem dan kertas karton 1 lembar di tiap wadah tersebut

Cara permainan:
1. Permainan ini dapat dimainkan oleh banyak orang dan banyak kelompok
2. Tiap kelompok diberikan wadah yang didalamnya sudah terdapat sobekan kertas koran yang tidak beraturan dan lem kertas
3. Tiap kelompok memilih leader dan duta. Tugas leader adalah menunjuk duta, yang nantinya duta tersebut ditugaskan pergi ke kelompok yang lain untuk memberi potongan kertas koran yang tidak dibutuhkan.
4. Potongan kertas koran yang sudah memiliki pola ditempelkan di atas kertas koran.
5. Jika sudah selesai, maka kelompok tersebut bisa memberi tahu instruktur permainan

Aturan permainan
1. Duta tidak boleh mengambil kertas koran dari kelompok lain. Tugasnya hanya memberi potongan kertas koran yang tidak dibutuhkan di kelompoknya ke kelompok lain yang mungkin membutuhkan (memberti tak harap kembali)
2. Duta tidak boleh berbicara kecuali di dalam kelompoknya sendiri.
3. Duta dapat dipilih lebih dari satu orang

Permainan ini membutuhkan kerja sama, tidak hanya dalam satu kelompok, tapi semua kelompok yang mengikuti permainan ini. Tidak boleh ada rasa egois yang ingin menang sendiri, yang tidak ingin kelompok lain menyelesaikan puzzle koran tersebut dengan menyembunyikan kertas koran itu sendiri, atau tidak  mau memberinya kepada kelompok lain. 
Oleh karena itu, dengan permainan ini, diharapkan terbentuk mental kepedulian sosial yang tinggi, kejujuran,  rela berkorban dan kerja sama yang kuat demi mencapai tujuan/visi yang sama. Ibarat sapu lidi, jika hanya sebuah lidi yang digunakan, maka tidak akan dapat menyapu serakan dedaunan yang ada di halaman rumah. Akan tetapi, jika lidinya banyak dan membentuk sebuah sapu lidi, maka serakan dedaunan itu pun dengan mudah dibersihkan.

Semoga bermanfaat :)

2 komentar:

  1. Asalamu alaikum,

    Thank you for sharing this lovely post. Please can you give me some tips on Romance over at ireminisces, thank you so much...

    Take Care

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waiyyaki, but sorry, i dont know what u mean by "tips on Romance". Could u please explain that meaning? :)

      Hapus

Feed me, Please =D