Kamis, 05 Maret 2015

Muhasabah Sederhana

Tentu banyak dari kita suka dengan telur. Banyak produk makanan yang menggunakan telur sebagai bahan utamanya. Pernahkah kita berpikir bagaimana telur itu ada? Telur dulu atau ayam dulu? Pasti banyak yang bingung menjawab pertanyaan ini. Tapi bukan itu yang mau saya bahas disini, melainkan saya tertarik untuk membahas apa yang ada di dalam telur itu.
Setiap makhluk hidup diciptakan berpasang-pasangan dan pasti bereproduksi untuk meneruskan keturunan mereka, begitupula dengan binatang dan khususnya yang ingin dibahas kali ini adalah tentang unggas dan telur mereka. 

Saya ambil satu contoh unggas, yaitu ayam. Jika ayam betina sudah dikawini oleh ayam jantan, maka tidak lama kemudian dia pun akan bertelur 3-7 butir, kemudian telur itu dieram sampai kemudian telur itu menetas.

Bagaimana calon anak ayam yang sedang di dalam telur bisa bertahan hidup? Ternyata ada cadangan makanan di dalam telur itu, tapi apakah kita pernah mendalami proses pertumbuhan dan perkembangan anak ayam saat sedang di dalam telur? Sungguh luar biasa yang menciptakannya, Sungguh luar biasa yang menyebabkan hal tersebut terjadi. 

Bagaimana tidak, saat waktunya telah tiba, anak ayam pun menetas dengan sendirinya, berusaha sendiri dengan tenaga yang ia punya saat itu untuk keluar dari cangkang telur yang selama ini melindunginya.
Siapa yang dapat mengatur itu semua kecuali Dia? Bahkan menciptakan lalat saja kita tidak bisa, apalagi menciptakan telur yang kemudian dari telur itu keluar anak ayam? Maka, kita dapat mengambil pelajaran dari sekitar kita, tidak ada yang bisa disombongkan. Bahwa di dunia ini kita bukan siapa-siapa dan selalulah bersyukur kepada Allah SWT, Pencipta Alam Semesta beserta isinya. 

Selasa, 03 Februari 2015

Crochet Bag Catchy

Here it is, new product from me.. crochet bag catchy
Cocok buat jalan-jalan or untuk naruh mukena, bisa juga tempat bawa bekal, or anything you wanna put them in :) 






Jadilah Istri yang Romantis, Wahai Putriku

(Sebuah pesan dari seorang ibu)
Wahai putriku, bacalah pesan-pesanku ini :
Putriku …
Jangan engkau kira, bahwa pernikahan itu hanya cinta dan kehidupan yang penuh dengan perasaan yang menyenangkan hati,  kata-kata lembut yang engkau dengar siang malam…
Putriku …
Janganlah heran jika engkau telah mempersiapkan malam yang romantis dengan segenap kemampuanmu, tiba-tiba suamimu menemuimu seolah-olah engkau tidak ada …
Walaupun engkau berupaya untuk merayunya, namun suamimu berkata dengan tenang: “Saya tidak punya waktu untuk hal ini.”
Atau berkata: “Saya sedang sibuk.”

Putriku …
Janganlah heran jika suamimu tahu engkau sedang sakit, tapi dia lupa menanyakan keadaanmu…
Jangan heran jika suamimu kurang memperhatikan untuk mengagumi kecantikanmu dan rumahmu yang rapi…
Jangan heran jika engkau tidak mendengar darinya ucapan cinta dan rayuan…
Putriku …
Janganlah engkau menunggu bahwa perahu bisa berlabuh diatas daratan yang kering…
Segeralah engkau yang mendahului  sebelum suamimu, janganlah engkau menanti darinya…
Ingatlah putriku…
Sesungguhnya lingkungan suamimu berbeda dengan lingkunganmu, kadang suamimu berada di lingkungan yang keras, atau ibu-bapaknya sibuk, sehingga dalam kehidupannya tidak mendengar kata-kata cinta dan kasih sayang, dsb…

Feed me, Please =D